- Bersihkan area yang tergores dengan sabun cuci mobil dan air bersih. Pastikan area tersebut benar-benar bersih dan kering sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya.
- Gunakan amplas halus (P1000-P1500) untuk menghaluskan permukaan goresan. Gerakan amplas harus searah dengan goresan, jangan diputar atau digerakkan secara acak. Pastikan goresan halus dan rata.
- Setelah diamplas, bersihkan area tersebut dengan kain lap bersih dan kering. Pastikan tidak ada debu atau kotoran yang tertinggal.
- Gunakan dempul untuk mengisi goresan yang dalam. Dempul ini berfungsi untuk meratakan permukaan goresan agar lebih mudah dicat.
- Ratakan dempul dengan spatula dan biarkan mengering sesuai dengan petunjuk pada kemasan dempul. Setelah kering, amplas dempul dengan amplas halus (P1500-P2000) hingga permukaannya rata.
- Bersihkan area tersebut dengan kain lap bersih dan kering. Pastikan tidak ada debu atau kotoran yang tertinggal.
- Gunakan cat mobil yang sesuai dengan warna mobil Anda. Cat mobil dapat dibeli di toko aksesoris mobil atau bengkel cat.
- Gunakan kuas cat atau pistol cat untuk mengecat area yang tergores. Pastikan cat diaplikasikan secara merata dan tipis.
- Biarkan cat mengering selama beberapa jam sesuai dengan petunjuk pada kemasan cat.
- Setelah cat kering, gunakan clear coat untuk melapisi permukaan cat. Clear coat berfungsi untuk melindungi cat dari goresan dan sinar matahari.
- Biarkan clear coat mengering selama beberapa jam sesuai dengan petunjuk pada kemasan clear coat.
Berikut tabel yang berisi langkah-langkah perbaikan goresan dalam, bahan yang dibutuhkan, dan alat yang digunakan:
| Langkah | Bahan | Alat |
|---|---|---|
| Bersihkan area yang tergores | Sabun cuci mobil, air bersih | Kain lap |
| Amplas goresan | Amplas halus (P1000-P1500) | Amplas |
| Isi goresan dengan dempul | Dempul | Spatula |
| Amplas dempul | Amplas halus (P1500-P2000) | Amplas |
| Cat area yang tergores | Cat mobil | Kuas cat atau pistol cat |
| Lapis dengan clear coat | Clear coat | Kuas cat atau pistol cat |
Contoh ilustrasi setiap langkah perbaikan goresan dalam:
Langkah 1: Bersihkan area yang tergores
Ilustrasi: Gambar mobil dengan area yang tergores. Kemudian, gambar seseorang sedang membersihkan area tersebut dengan sabun cuci mobil dan air bersih.
Langkah 2: Amplas goresan
Ilustrasi: Gambar mobil dengan area yang tergores. Kemudian, gambar seseorang sedang mengamplas area tersebut dengan amplas halus.
Langkah 3: Isi goresan dengan dempul
Ilustrasi: Gambar mobil dengan area yang tergores. Kemudian, gambar seseorang sedang mengisi goresan dengan dempul dan meratakannya dengan spatula.
Langkah 4: Amplas dempul
Ilustrasi: Gambar mobil dengan area yang tergores. Kemudian, gambar seseorang sedang mengamplas dempul dengan amplas halus.
Langkah 5: Cat area yang tergores
Ilustrasi: Gambar mobil dengan area yang tergores. Kemudian, gambar seseorang sedang mengecat area tersebut dengan kuas cat atau pistol cat.
Langkah 6: Lapis dengan clear coat
Memperbaiki cat mobil bekas yang tergores halus bisa dilakukan dengan poles, sedangkan untuk goresan dalam perlu pengaplikasian cat ulang. Sebelum mengecat, pastikan Anda memahami perhitungan berapa takaran campuran cat tembok dengan air yang tepat karena hal ini akan berpengaruh pada hasil akhir cat mobil.
Meskipun cat tembok dan cat mobil berbeda, prinsip perbandingan air dan cat tetap sama, yaitu untuk menghasilkan cat yang mudah diaplikasikan dan tidak terlalu kental.
Ilustrasi: Gambar mobil dengan area yang tergores. Kemudian, gambar seseorang sedang melapisi area tersebut dengan clear coat menggunakan kuas cat atau pistol cat.
Baca Cepat :
Tips dan Trik Tambahan

Selain memperbaiki goresan, menjaga cat mobil bekas tetap terawat adalah kunci untuk mempertahankan nilai jualnya dan menjaga tampilannya tetap prima. Terdapat beberapa tips dan trik tambahan yang dapat Anda terapkan untuk melindungi cat mobil Anda dari goresan dan kerusakan lainnya.
Pentingnya Memilih Produk Perawatan Cat yang Tepat
Produk perawatan cat yang tepat akan membantu melindungi cat mobil dari kerusakan dan menjaga kilaunya. Pilih produk yang dirancang khusus untuk mobil bekas, karena formulanya mungkin berbeda dengan produk untuk mobil baru. Perhatikan kandungan bahan-bahan yang terdapat dalam produk, dan hindari produk yang mengandung bahan kimia keras yang dapat merusak cat.