Kisaran Harga Borongan Cat Tembok Terbaru 2024

5 min read

Harga borongan cat tembok menjadi pertimbangan penting dalam merencanakan pengecatan rumah atau bangunan. Hargabangunan.id menyajikan kisaran harga borongan cat tembok terbaru tahun 2024 yang dapat menjadi acuan Anda.

Harga borongan cat tembok dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain luas permukaan, jenis cat, dan biaya tenaga kerja. Luas permukaan yang lebih luas akan membutuhkan lebih banyak cat dan tenaga kerja, sehingga biaya borongan menjadi lebih tinggi.

Harga Borongan Cat Tembok

Harga borongan cat tembok
Berdasarkan data terbaru dari Hargabangunan.id (https://hargabangunan.id/), harga borongan cat tembok tahun 2024 berada pada kisaran tertentu. Perlu dicatat bahwa harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan bervariasi tergantung pada daerah.

Harga borongan cat tembok biasanya mencakup biaya bahan cat, biaya tenaga kerja, dan biaya lainnya seperti transportasi dan peralatan. Berikut adalah rincian harga borongan cat tembok berdasarkan jenis cat yang digunakan:

Cat Tembok Biasa

  • Rp 15.000 – Rp 20.000 per meter persegi untuk satu lapis
  • Rp 25.000 – Rp 30.000 per meter persegi untuk dua lapis

Cat Tembok Premium

  • Rp 20.000 – Rp 25.000 per meter persegi untuk satu lapis
  • Rp 30.000 – Rp 35.000 per meter persegi untuk dua lapis

Cat Tembok Eksterior

  • Rp 25.000 – Rp 30.000 per meter persegi untuk satu lapis
  • Rp 35.000 – Rp 40.000 per meter persegi untuk dua lapis

Selain harga borongan, terdapat juga opsi harga satuan untuk cat tembok, yaitu sekitar Rp 5.000 – Rp 10.000 per kilogram. Namun, harga satuan ini biasanya lebih mahal daripada harga borongan karena tidak termasuk biaya tenaga kerja dan biaya lainnya.

Dalam memilih jasa pengecatan tembok, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti reputasi, pengalaman, dan harga. Disarankan untuk membandingkan harga dari beberapa penyedia jasa sebelum membuat keputusan.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Borongan Cat Tembok

Harga borongan cat tembok dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain luas permukaan, jenis cat, dan biaya tenaga kerja.

Luas Permukaan

Luas permukaan tembok yang akan dicat merupakan faktor utama yang menentukan harga. Semakin luas permukaannya, semakin banyak cat dan tenaga kerja yang dibutuhkan, sehingga harga borongan akan semakin tinggi.

Jenis Cat

Jenis cat yang digunakan juga memengaruhi harga. Cat berkualitas tinggi umumnya lebih mahal daripada cat berkualitas rendah. Selain itu, jenis cat khusus seperti cat anti lembap atau cat tahan noda juga akan menambah biaya.

Biaya Tenaga Kerja

Biaya tenaga kerja bervariasi tergantung pada lokasi, tingkat keahlian, dan ketersediaan tenaga kerja. Di daerah perkotaan, biaya tenaga kerja cenderung lebih tinggi daripada di daerah pedesaan.

Faktor Lain

Selain faktor utama di atas, beberapa faktor lain juga dapat memengaruhi harga borongan cat tembok, seperti:

  • Kondisi tembok (perlu diperbaiki atau tidak)
  • Tinggi tembok (membutuhkan peralatan khusus atau tidak)
  • Aksesibilitas tembok (mudah dijangkau atau tidak)

Jenis-jenis Cat Tembok dan Harganya

Harga borongan cat tembok bervariasi tergantung pada jenis cat, luas permukaan, dan lokasi. Berikut jenis-jenis cat tembok umum dan kisaran harganya:

Cat Lateks

Cat lateks adalah jenis cat tembok yang paling umum digunakan karena mudah diaplikasikan, cepat kering, dan memiliki daya tahan yang baik. Kisaran harganya berkisar antara Rp15.000 hingga Rp40.000 per liter.

Harga borongan cat tembok masih menjadi pertimbangan penting bagi pemilik rumah yang ingin memperbarui tampilan dindingnya. Namun, jika Anda merencanakan proyek renovasi yang lebih besar, mengetahui harga borongan cor beton manual juga sangat penting. Harga borongan cor beton manual dapat bervariasi tergantung pada ukuran, lokasi, dan jenis beton yang digunakan.

Sementara itu, harga borongan cat tembok biasanya dihitung per meter persegi, sehingga Anda dapat memperkirakan biayanya dengan mudah.

Cat Akrilik

Cat akrilik memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan cat lateks, namun lebih sulit diaplikasikan dan lebih mahal. Kisaran harganya berkisar antara Rp20.000 hingga Rp50.000 per liter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page