Detail Pondasi Tiang Pancang

e. Tiang Komposit (“Composite piles”)

Pondasi tiang pancang jenis Composite piles merupakan sebuah kombinasi dari tiga unit kategori tiang pancang yang sudah kami paparkan diatas. Umumnya, tiang pancang komposit terbuat dari tiang baja, tiang kayu dan juga tiang beton.

Menurut Material yang Digunakan :

Selanjutnya ada beberapa jenis tiang pancang dan beberapa digolongkan berdasarkan kualitas material dan juga cara pembuatannya. Adapun menurut kualitas bahan yang digunakan, tiang pancang ini memiliki empat jenis tiang pancang, berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut:

a. Pondasi Tiang Pancang Kayu

Tiang ini memiliki bahan kayu dan dapat digunakan sebagai tiang pada suatu dermaga. Adapun syaratnya kayu tersebut harus cukup tua, tidak ada cacatnya, dan memiliki kualitas baik, seperti kayu belian.

b. Pondasi Tiang Pancang Beton

Pondasi tiang pancang jenis ini memiliki dua jenis berdasarkan cara pembuatannya, yaitu cast in place dan precast pile. Adapun tiang jenis ini harus digunakan setelah berumur sekitar 28 hari, sehingga biasanya akan dibuat di tempat lain baru kemudian akan dipindahkan ke tempat dibutuhkannya.

Metode Pelaksanaan :

  • Melakukan test “boring” untuk menentukan kedalaman tanah keras dan klasifikasi panjang tiang
  • Tahap pertama dilakukan dengan pengeboran tanah sesuai kedalaman yang ditentukan dengan memasukkan besi tulangan beton.
  • Kemudian dilanjutkan dengan proses memompa tanah bekas pengeboran ke atas permukaan tanah.
  • Selanjutnya mengisi lubang bekas pengeboran dengan adukan beton, dengan sistem dipompakan dan desakan/tekanan.
  • Kemudian melakukan pemancangan pondasi dengan mesin pondasi tiang pancang.
  • Dilanjutkan dengan aktifitas pengecoran adukan beton setelah selesai sampai di atas permukaan tanah
  • Langkah terahir ialah pemasangan stek besi beton sesuai dengan aturan teknis yang telah ditentukan.

Detail Pondasi Tiang Pancang

detail pondasi tiang pancang
Gambar detail pondasi tiang pancang

Tiang pancang beton memiliki ukuran dan juga bentuk yang berbeda-beda. Tiang jenis ini biasanya berbentuk persegi dan juga silinder. Adapun ukurannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan dan juga sesuai dengan aplikasi pemasangannya.

Panjang dari tiang pancang jenis ini juga cukup beragam, sehingga Anda akan memiliki banyak pilihan yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Adapun detail ukuran tiang pancang pada umumnya yaitu dengan bentuk persegi, 20cm x 20 cm, 25 cm x 25 cm, dan juga 28cm x 28 cm dengan panjang ukuran 300 cm dan juga 600 cm.

Adapun untuk bangunan yang lebih besar atau tiang pancang lebih besar, maka dapat disesuaikan dengan permintaan dari lapangan. Dan Harga tiang pancang  juga bisa disesuaikan dengan budget yang Anda miliki.

Kapasitas Dukung Pondasi Tiang Pancang :

Berdasarkan kapasitas dukungnya, pondasi tiang pancang dibedakan dalam daya dukung ujung dan daya dukung geser. Jika daya dukung keduanya digerakkan, maka didapatkan persamaan detail tiang pancang dibawah ini :

rumus tiang pancang

Dimana :

Ou1t =   Kapasitas dukung tiang pancang  maksimum  (Kg).

Oe   =  Kapasitas dukung  ujung yang didapat  dari tanah di bawah ujung  pondasi  (Kg).

Os        Kapasitas dukung yang didapat  dari gaya geser atau gaya adhesi antara  tiang pancang  dengan tanahnya  (Kg).

Oan =  Kapasitas  dukung tiang pancang  ijin (Kg).

SF  =  Faktor keamanan  (Safety Factor).

Kapasitas Perlawanan Ujung Tiang Panang (“End bearing) :

Jika beban (kita misalkan dengan huruf P) yang bekerja pada tiang pancang diteruskan melalui ujung tiang ke tanah dasar pondasi, maka besamya perlawanan ujung tiang dengan luas tampang tiang (A) sebesar (qp . A) dengan qP adalah perlawanan ujung tiang per satuan luas tampang. Maka didapatkan rumus :

V  =  Pp=  qp.A

Dimana : 

qp = ( ay. y.  B .   Ny+ y. D .    N, + 1,3 c Ne)

Pµ=   A(y.D.Nq+l,3cNc)

A  =  n.B2  14

Fungsi Pondasi Tiang Pancang

Setiap pondasi tiang pancang memiliki fungsi yang hampir sama. Adapun tiang pancang beton memiliki fungsi  sebagai penyangga beban dan juga untuk menyalurkan beban tersebut ke dalam tanah. Tiang ini bisa menahan beban konstruksi secara vertikal maupun horisontal.

Dengan fungsi tersebut, penggunaannya juga dapat diterapkan pada jembatan, yaitu untuk menahan konstruksi bangunan jembatan dan juga menyalurkan beban yang ada ke dasar tanah yang ada di dalam air.

Untuk detail pondasi tiang pancang sendiri harus benar-benar diperhatikan, terutama saat digunakan untuk sebuah jembatan. Supaya jembatan tersebut bisa kokoh dan juga tahan lama.

Kelebihan & Kekurangan Pondasi Tiang Pancang

pondasi tiang pancang adalah

Gravatar Image
Yok dekorasi rumah kamu secantik mungkin bersama Tim Kami!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *