Pengertian Stakeholder Dalam Proyek Konstruksi

Posted on

⏩ Stakeholder Adalah ? Berikut Ulasan lengkap pengertian apa itu stakeholder menurut KBBI ☑️ Peran, Fungsi, dan Teori Stakeholder ☑️

Dalam dunia bisnis maupun proyek konstruksi bangunan, ada banyak istilah yang sudah umum didengar masyarakat namun tidak semua orang memahami makna dari istilah tersebut.

Salah satu contohnya adalah istilah stakeholder. Jika diartikan secara bahasa, stakeholder adalah pemangku kepentingan atau orang yang berkepentingan. Secara lengkapnya bisa anda simak pada ulasan dibawah ini.

Pengertian Stakeholder

stakeholder adalah

 

Stakeholder adalah semua pihak (individu, kelompok atau komunitas) yang memiliki kepentingan dan saling mempengaruhi maupun dipengaruhi dalam sebuah organisasi/ perusahaan. Contohnya seperti karyawan, investor, pelanggan, kreditur, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Stakeholder dalam sebuah perusahaan adalah pihak-pihak, baik itu individu maupun kelompok, yang berkepentingan di dalam perusahaan tersebut.

Istilah stakeholder memang sudah lazim digunakan dalam masyarakat umum, tidak hanya digunakan dalam konteks bisnis. Namun sebenarnya, apa itu stakeholder dan kapan serta untuk siapa istilah ini bisa digunakan?

Teori Stakeholder

Berubahnya bentuk pendekatan yang diajukan oleh perusahaan dalam melakukan setiap aktivitas usahanya, turut berpengaruh pada perkembangan  teori stakeholder. Kemudian teori stakeholder kembali berkembang, dimana dikatakan bahwa teori ini berkaitan dengan berbagai cara yang digunakan dalam upaya memanage stakeholder.

Dalam perkembangannya kemudian, teori ini juga mencakup pada strategi, baik aktif maupun pasif untuk dalam upaya memanage stakeholder tersebut. Teori ini pun meliputi bagaimana upaya para pihak yang kemudian dikenal sebagai stakeholder untuk menjalankan fungsi-fungsi dan perannya.

Macam-Macam Stakeholder

Dalam contoh kasus stakeholder perusahaan, terdapat fungsi dan peran stakeholder yang berbeda-beda. Meski begitu, tujuannya tetaplah sama, yaitu mengembangkan bisnis atau perusahaan yang dikelola. Berikut adalah fungsi dan peran yang dimaksud.

  1. Pemilik / Pemegang Saham

Dalam struktur perusahaan, peran ini adalah stakeholder sebagai penyedia modal. Sedangkan peran pemegang saham adalah sebagai pengawas bagi kinerja karyawan.

  1. Karyawan

Siapa bilang stakeholder di perusahaan hanya yang memiliki jabatan tinggi? Karena pada dasarnya karyawan pun termasuk stakeholder perusahaan. Perannya adalah terlibat langsung dalam proses produksi.

  1. Konsumen

Konsumen juga merupakan stakeholder penting dalam kelangsungan sebuah bisnis. Tanpa adanya konsumen, maka sebesar apapun bisnisnya tidak akan bertahan lama.

Serta beberapa pihak lain seperti kreditur, competitor hingga pemerintah.  Masing-masing stakeholder ini juga memiliki peran dan fungsi yang penting bagi keberlangsungan perusahaan. Setiap bentuk dari stakeholder ini tidak bisa dipisahkan dari sebuah perusahaan karena fungsi dan peran mereka masing-masing tersebut.

Fungsi Stakeholder

teori stakeholder

 

Setelah mengetahui apa itu pengertian stakeholder, selanjutnya Anda juga harus tahu peran dan fungsi stakeholder dalam kelangsungan sebuah bisnis. Peran dan fungsi tersebut antara lain:

  1. Membuat Keputusan

Para stakeholder bersama dengan jajaran direksi dan eksekutif yang memiliki wewenang penting dslam perusahaan adalah pihak-pihak yang memiliki wewenang dalam membuat keputusan. Mereka akan merapatkan terlebih dahulu apa yang akan menjadi keputusannya.

  1. Manajemen Secara Langsung

Fungsi dan peran yang selanjutnya dimiliki stakedholder adalah sebagai manajemen langsung. Beberapa diantara stakeholder ini memang ditempatkan dalam manajemen langsung agar bisa mengatur kelangsungan bisnis secara langsung.

  1. Pendukung dalam Aspek Keuangan

Peran selanjutnya adalah sebagai pendukung keuangan. Salah sayu bentuk dari stakeholder adalah sebagai seorang investor yang memiliki modal yang digunakan dalam proses produksi perusahaan. Keputusan pemilik modal, baik itu menambah ataupun mengurangi jumlah investasi akan sangat berpengaruh bagi keberlangsungan perusahaan.

Klasifikasi Stakeholder

stakeholder internal dan external

 

Secara umum klasifikasi stakeholder dibagi menjadi dua yakni stakeholder internal dan external. Stakeholder internal contohnya pemilik perusahaan, karyawan/ pegawai, manager dan supervisor. Sedangkan contoh stakeholder eksternal seperti masyarakat, supplier, distributor, komunitas, keluarga pegawai, negara, dll.

Sedangkan jika dilihat dari segi posisi, kekuatan dan pengaruh yang diberikan stakeholder bisa diklasifikasikan menjadi beberapa bentuk. Dari stakeholder mapping ini kemudian dapat diketahui yang mana yang posisinya paling penting.

  1. Stakeholder Primer (Utama)

Sebagaimana dengan pengertian dasarnya, dimana stakeholder adalah pihak yang berkepentingan. Nah, pada klasifikasi inilah jelas tergambar kepentingan apa yang dilakukan oleh stakeholder tersebut. Pada stakeholder prima, pihak yang menjadi stakeholder berperan langsung dalam pembuatan kebijakan program.

Mereka yang berposisi ini adalah penentu utama dalam keputusan yang diambil. Contoh stakeholder ini antara lain tokoh masyarakat dan masyarakat serta manajer publik.

  1. Stakeholder Pendukung (Sekunder)

Selanjutnya adalah stakeholder pendukung. Pihak-pihak yang diklasifikasikan dalam kelompok ini memang tidak terlibat secara langsung dalam pengambilan keputusan ataupun kebijakan, namun tetap memiliki keprihatinan yang sama.

Gravatar Image
Yok dekorasi rumah kamu secantik mungkin bersama Tim Kami!

1 comment

  1. We stumbled over here different page and thought I
    may as well check things out. I like what I see so now i am following you.
    Look forward to going over your web page
    repeatedly.

Leave a Reply

Your email address will not be published.