- Ukuran kamar mandi: ukur panjang, lebar, dan tinggi dinding kamar mandi yang akan dipasang keramik.
- Ukuran keramik: catat panjang dan lebar keramik yang akan digunakan.
- Luas area yang akan dipasang keramik: hitung luas dinding yang akan dipasangi keramik, dengan mengurangi luas pintu dan jendela.
Setelah semua informasi terkumpul, kamu bisa mulai menghitung kebutuhan keramik dengan langkah-langkah berikut:
- Hitung luas total dinding yang akan dipasang keramik:
- Misalnya, panjang dinding 3 meter, lebar dinding 2 meter, dan tinggi dinding 2.5 meter. Luas dinding adalah 3 meter x 2 meter x 2.5 meter = 15 meter persegi.
- Jika ada pintu dan jendela, kurangi luasnya dari total luas dinding. Misalnya, luas pintu 1 meter persegi dan luas jendela 0.5 meter persegi. Maka, luas dinding yang akan dipasang keramik adalah 15 meter persegi- 1 meter persegi – 0.5 meter persegi = 13.5 meter persegi.
- Hitung luas satu keping keramik:
- Misalnya, keramik memiliki panjang 30 cm dan lebar 20 cm. Luas satu keping keramik adalah 30 cm x 20 cm = 600 cm persegi. Ubah satuan cm persegi ke meter persegi dengan membagi 600 cm persegi dengan 10.000, sehingga luas satu keping keramik adalah 0.06 meter persegi.
- Hitung jumlah keramik yang dibutuhkan:
- Bagi luas total dinding yang akan dipasang keramik dengan luas satu keping keramik. Misalnya, luas dinding yang akan dipasang keramik 13.5 meter persegi dan luas satu keping keramik 0.06 meter persegi. Maka, jumlah keramik yang dibutuhkan adalah 13.5 meter persegi / 0.06 meter persegi = 225 keping.
- Bagi luas total dinding yang akan dipasang keramik dengan luas satu keping keramik. Misalnya, luas dinding yang akan dipasang keramik 13.5 meter persegi dan luas satu keping keramik 0.06 meter persegi. Maka, jumlah keramik yang dibutuhkan adalah 13.5 meter persegi / 0.06 meter persegi = 225 keping.
- Tambahkan 10% cadangan untuk kemungkinan kerusakan atau pemotongan:
- Kalikan jumlah keramik yang dibutuhkan dengan 10%. Misalnya, jumlah keramik yang dibutuhkan 225 keping. Maka, cadangan keramik adalah 225 keping x 10% = 22.5 keping. Bulatkan ke atas menjadi 23 keping.
- Jumlah total keramik yang dibutuhkan:
- Jumlah keramik yang dibutuhkan ditambah cadangan. Misalnya, jumlah keramik yang dibutuhkan 225 keping dan cadangan 23 keping. Maka, total keramik yang dibutuhkan adalah 225 keping + 23 keping = 248 keping.
Baca Cepat :
Contoh Perhitungan Kebutuhan Keramik
Misalnya, kamar mandi memiliki ukuran panjang 3 meter, lebar 2 meter, dan tinggi dinding 2.5 meter. Dinding kamar mandi akan dipasang keramik dengan ukuran 30 cm x 20 cm. Luas pintu kamar mandi 1 meter persegi dan luas jendela 0.5 meter persegi.
- Hitung luas total dinding yang akan dipasang keramik:
- Luas dinding = 3 meter x 2 meter x 2.5 meter = 15 meter persegi.
- Luas dinding yang akan dipasang keramik = 15 meter persegi- 1 meter persegi – 0.5 meter persegi = 13.5 meter persegi.
- Hitung luas satu keping keramik:
- Luas satu keping keramik = 30 cm x 20 cm = 600 cm persegi = 0.06 meter persegi.
- Hitung jumlah keramik yang dibutuhkan:
- Jumlah keramik yang dibutuhkan = 13.5 meter persegi / 0.06 meter persegi = 225 keping.
- Tambahkan 10% cadangan:
- Cadangan keramik = 225 keping x 10% = 22.5 keping, dibulatkan menjadi 23 keping.
- Jumlah total keramik yang dibutuhkan:
- Total keramik yang dibutuhkan = 225 keping + 23 keping = 248 keping.
Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Berdasarkan Ukuran Keramik
Untuk menghitung kebutuhan keramik berdasarkan ukuran keramik, kamu bisa menggunakan rumus berikut:
Jumlah keramik = (Luas dinding / Luas satu keping keramik) + (10% cadangan)
Contoh:
Luas dinding = 10 meter persegi.
Ukuran keramik = 20 cm x 30 cm = 0.06 meter persegi.
Jumlah keramik = (10 meter persegi / 0.06 meter persegi) + (10% x (10 meter persegi / 0.06 meter persegi)) = 166.67 keping + 16.67 keping = 183.34 keping.
Bulatkan ke atas menjadi 184 keping.
Jadi, kamu membutuhkan 184 keping keramik untuk dinding dengan luas 10 meter persegi, dengan ukuran keramik 20 cm x 30 cm.
Nah, setelah kamu menghitung luas dinding kamar mandi, saatnya memilih keramik yang pas! Tapi, jangan lupa juga soal warna cat dindingnya. Biar kamar mandi kamu makin kece, kamu bisa intip katalog warna cat komilex nippon paint terbaru yang punya banyak pilihan warna cantik.
Setelah kamu menentukan warna cat, kamu bisa mulai menghitung kebutuhan keramiknya. Gampang kan? Dengan perhitungan yang tepat, kamar mandi impianmu bakal terwujud!
Faktor-Faktor Tambahan: Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Dinding Kamar Mandi
Nah, setelah kamu menghitung kebutuhan keramik berdasarkan luas dinding kamar mandi, ada beberapa faktor tambahan yang perlu kamu pertimbangkan agar tidak kekurangan atau malah kelebihan keramik. Faktor-faktor ini bisa memengaruhi jumlah keramik yang kamu butuhkan, jadi jangan sampai terlewat ya!
Pemborosan Keramik, Cara menghitung kebutuhan keramik dinding kamar mandi
Pemborosan keramik bisa terjadi karena beberapa alasan, seperti keramik yang pecah saat pemasangan, potongan keramik yang terbuang karena harus dipotong untuk menyesuaikan bentuk dinding, atau bahkan kesalahan dalam perhitungan awal. Untuk menghindari kekurangan keramik, sebaiknya kamu memperhitungkan pemborosan sekitar 5-10% dari total kebutuhan keramik.
Misalnya, jika kamu membutuhkan 100 buah keramik, sebaiknya kamu membeli 105-110 buah keramik untuk mengantisipasi pemborosan.
Sambungan Keramik
Saat memasang keramik, kamu pasti akan membutuhkan sambungan untuk menyatukan setiap keramik. Sambungan ini bisa berupa nat, yang merupakan bahan perekat yang digunakan untuk mengisi celah antara keramik. Lebar sambungan keramik bisa bervariasi, biasanya sekitar 2-5 mm.